
Bagi kita, menyeberang jembatan mungkin hanya soal beberapa langkah. Namun bagi 3.000 warga Desa Sukajadi, Kabupaten Lebak, Banten, jembatan adalah satu-satunya akses penting yang selama ini memudahkan warga beraktivitas
Hari ini, jembatan itu putus, membuat akses pendidikan terhambat, akses kesehatan terganggu dan akses ekonomi tidak lagi berjalan lancar. Bahkan aktivitas keagamaan seperti mengaji dan beribadah pun menjadi lebih sulit.
Jembatan Ini Bukan Sekadar Bangunan, Ini Jalan Hidup Warga
Jembatan Sukajadi pertama kali dibangun pada tahun 2006 dari swadaya masyarakat. Tahun 2008, jembatan itu putus akibat banjir besar dan kembali dibangun oleh warga dengan kemampuan seadanya.
Namun pada Desember 2024, banjir bandang kembali merobohkan jembatan sepanjang 42 Meter ini. Hingga hari ini, jembatan tersebut belum diperbaiki. Padahal, inilah penghubung vital antar kampung.
Akibat jembatan putus, warga harus memutar jalan hingga 4 kali lebih jauh hanya untukk mengantar anak ke sekolah, membawa orang sakit ke fasilitas kesehatan, pergi bekerja dan berdagang serta untuk menghadiri kegiatan keagamaan dan pengajian. Hal itu menyebabkan biaya meningkat drastis, waktu tempuh bertambah panjang dan beban hidup warga semakin berat.
Hari ini, kita punya kesempatan untuk menjadi bagian dari solusi. Sedekah Anda akan menjadi jalan yang kembali terbuka bagi ribuan warga Desa Sukajadi.
Membangun jembatan bukan hanya soal konstruksi, tapi tentang menghubungkan harapan, masa depan, dan kehidupan.
Mari buka kembali akses mereka dan sambungkan kembali jembatan Sukajadi.
Klik tombol donasi sekarang dan jadilah bagian dari perubahan nyata.
![]()
Menanti doa-doa orang baik