
Ketika Rumah Mereka Terbakar, Semangat Itu Tak Ikut Padam
Pada Rabu (28/10), api tiba-tiba berkobar dan melahap seluruh bangunan Rumah Qur’an Hiswah, tempat kecil di Desa Cimanggis, Kabupaten Bogor. Dalam hitungan menit, ruang belajar, mushola kecil, peralatan santri, hingga tempat tidur mereka habis terbakar.
Tak ada korban jiwa, tapi kehilangan itu terasa begitu dalam. Bagi para santri, rumah ini bukan sekadar bangunan melainkan tempat mereka belajar, menghafal Qur’an, dan menanam mimpi menjadi hafidz 30 juz.
Kini yang tersisa hanyalah abu dan puing. Namun walau kehilangan segalanya, mereka tidak kehilangan semangat untuk menghafal kalam Allah. Setiap hari, mereka tetap melantunkan ayat-ayat suci, di bawah tenda sederhana, dengan harapan:

“Suatu hari nanti, rumah ini akan berdiri kembali.”
Harapan itu bisa terwujud melalui kebaikan hatimu. Kamu mungkin belum sempat menghafal Al-Qur’an, tapi melalui sedekahmu hari ini, kamu bisa menjadi bagian dari perjalanan anak-anak ini menjadi hafidz 30 juz.
Setiap rupiah yang kamu berikan akan menjadi batu demi batu yang menyusun kembali rumah mereka dan menjadi amal jariyah yang tak berhenti mengalir, bahkan saat kamu sudah tiada.
Bayangkan dari setiap ayat yang mereka hafalkan, setiap shalat yang mereka dirikan, setiap ilmu yang mereka ajarkan, akan terus mengalirkan pahala untukmu tanpa henti.
Mari bangun kembali Rumah Qur’an Hiswah. Karena ketika satu rumah Qur’an berdiri,
seribu cahaya kebaikan akan kembali menyala.
✨ Klik Donasi Sekarang.